LAPORAN PELAKSANAAN

 

KEGIATAN RAMADHAN 1433 H

MASJID PURI BALI

 

A.   TUJUAN KEGIATAN

 

Ramadhan

Ramadhan

  1. Meningkatkan kualitas keimanan & ketaqwaan kepada Allah SWT.
  2. Sebagai sarana dakwah & menambah pengetahuan tentang Islam.
  3. Meningkatkan ukhuwah (persaudaraan jama’ah Masjid Puri Bali  dan sekitarnya.
  4. Memfasilitasi kegiatan ibadah Ramadhan di Masjid Puri Bali.
  5. Meningkatkan syi’ar Islam dilingkungan Masjid Puri Bali
  6. Memakmurkan Masjid.
  7. Memperkenalkan anak-anak dan remaja tentang nilai-nilai Islami dan pentingnya meramaikan masjid.

  1. B.   SASARAN/TARGET KEGIATAN

 

  1. Jama’ah Masjid Puri Bali, muslimin dan muslimat.
  2. Anak-anak TPA dan Remaja Muslim Masjid Puri Bali.
  3. Warga perumahan Tamansari Puri Bali dan sekitarnya.
  4. Yatim dan dhuafa di lingkungan sekitar perumahan Puri Bali.
  5. Yayasan panti asuhan dan pondok pesantren.

 

 

  1. C.   PELAKSANAAN PROGRAM KERJA

 

Penentuan 1 Ramadhan 1433 H di Mesjid Puri Bali mengikuti ketetapan pemerintah Republik Indonesia yaitu jatuh pada Magrib tanggal 20 Juli 2012 sehingga kegiatan Taraweh mulai dilakukan pada hari Jum’at malam Sabtu, tanggal 20 Juli 2012 dan Puasa dimulai pada hari Sabtu, tanggal 21 Juli 2012. Shalat Ied 1 Syawal 1433 H juga dilakukan sesuai ketetapan pemerintah Republik Indonesia, yang menetapkan tanggal 1 Syawal 1433 H jatuh pada hari Minggu, 19 Agustus 2012 sehingga Takbir, Tasbih, dan Tahmid sudah bergema di Masjid Puri Bali sejak Sabtu malam Minggu, 18 Agustus 2012.

Selama bulan Ramadhan 1433 H ada 15 (lima belas) Kegiatan Utama yang dijalankan di Mesjid Puri Bali dilaporkan sebagai berikut:

 

  1. 1.   Sholat Tarawih berjamaah, dilakukan setiap malam ba’da shalat Isya. Dilakukan 8 raka’at dengan ditutup 3 raka’at shalat witir. Diantara Shalat Tarawih dan Witir diisi dengan kuliah tujuh menit (kultum), yaitu tausiyah keagamaan dengan menghadirkan penceramah dari luar maupun dari jamaah Puri Bali. Berdasarkan catatan sebagian besar penceramah pada kegiatan kultum adalah penceramah dari luar. Daftar penceramah dan imam sholat Tarawih dan sholat Subuh dapat dilihat pada lembar Lampiran 1.

 

Selama masa kegiatan ibadah tarawih dilakukan pembinaan terhadap anak-anak dan remaja Puri Bali dengan tujuan memperkenalkan dan melibatkan remaja dalam kegiatan masjid dan menanamkan pengetahuan pentingnya menjaga ke-khusyu-an ibadah. Kegiatan pembinaan anak-anak dilakukan dengan mengadakan kegiatan mewarnai dan dongeng pada saat kegiatan kultum berlangsung.

 

Untuk memupuk rasa memiliki terhadap kegiatan peribadatan dimasjid Puri Bali, selain disediakan shaf khusus remaja dan anak-anak TPA, remaja juga dipercayakan untuk menjadi Pembawa Acara dan pengedaran kantong infaq. Dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak memiliki rasa menyenangkan untuk berada dimasjid dan memberikan pelatihan bagi anak-anak untuk terlibat dalam proses kegiatan peribadatan. Selain itu hal ini juga ditujukan untuk membatasi berisik dan lalu-lalang anak-anak selama kegiatan shalat dan kultum berlangsung.

 

  1. 2.   Tadarus Qur’an, dilakukan setiap malam ba’da sholat taraweh sampai tengah malam oleh Bapak-bapak dan remaja masjid Puri Bali.

 

Pembacaan Al Qur’an dilakukan secara estafet atau  bergantian.

 

Sampai dengan akhir Ramadhan dapat terselesaikan 2 (dua) kali khatam dan 20 juz.

 

 

  1. 3.   Ta’lim Subuh, jika pada bulan-bulan lain taklim Subuh dilakukan hanya setiap ahad pagi, selama Ramadhan dilakukan setiap hari.

Penceramah adalah guru Majelis Taklim Masjid Puri Bali, Dr. Khalid Al Walid dan Drs. Encep Hidayat S.Ag. Pada hari-hari diantaranya kuliah subuh diisi oleh para jamaah Masjid Puri Bali secara bergantian. Daftar penceramah dan imam sholat Tarawih dan sholat Subuh dapat dilihat pada lembar Lampiran 1.

  1. 4.   Peringatan Nuzulul Qur’an, dilakukan pada hari Sabtu tanggal 4 Agustus 2012 ba’da shalat taraweh. Alhamdulillah kegiatan ini dapat dihadiri oleh pembicara Dr. Umar Ibrahim, Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Selain dimeriahkan oleh penampilan hafalan Qur’an dan do’a harian oleh para santri TPA Puri Bali dan penampilan demonstrasi Murottal Qur’an dari para santri Pusat Pengembangan Ilmu Qur’an (PPIQ)- Cakung,   acara juga dimeriahkan oleh penampilan marawis MAN 4 Pondok pinang yang memperagakan pertunjukan marawis dengan koreografi modern.

 

 

 

 

 

 

 

  1. 5.   Santunan Anak Yatim dan Dhuafa:  Kegiatan santunan bagi yatim dan dhuafa dimaksudkan sebagai media ibadah bagi para jamaah dalam menyalurkan kelebihan hartanya. Pada Ramadhan tahun ini Alhamdullilah dapat terkumpul penerimaan uang santunan sejumlah total Rp. 41.360.000.- dengan jumlah Anak Yatim/Dhuafa yang disantuni sebanyak 293 jiwa yang terdiri dari 262 jiwa @Rp.150.000,-, 20 jiwa @Rp. 75.000,-, dan 11 jiwa @Rp. 50,000,-. Untuk mendekatkan lingkungan Puri Bali dengan masyarakat sekitar, target pendistribusian diutamakan kepada yatim dan dhuafa yang tinggal disekitar perumahan Puri Bali.

 

Data Distribusi Paket  Jumlah uang  Kelompok penerima santunan
Buka bersama

115

Rp    17,250,000 Yatim & Dhuafa sekitar Puri Bali
Sahur bersama

70

 Rp   10,500,000 Yatim dan Dhuafa Ponpes Al Iman

5

 Rp        800,000 Ponpes Al Iman Daiman, Bojongsari

20

 Rp     3,000,000 Baitul Muqorrobin, Cireundeu – Ciputat

51

 Rp     7,650,000 Al-Barkah Bojong Sempu, Parung
Paket @IDR 75,000

20

 Rp     1,500,000 Panti Asuhan Darul Ulum, Bojongsari
Paket @IDR 50,000

11

 Rp        560,000 Kp. Rengas Badung, Bekasi

1

 Rp        150,000 Musafir – muallaf

293

 Rp 41,410,000  

 

Teknis pengumpulan santunan dilakukan dengan menyusun kordinator-kordinator yang mewakili banjar diperumahan Puri Bali. Koordinasi team santunan dilakukan dari waktu ke waktu untuk memantau jumlah santunan yang diterima sehingga dapat diumumkan pada setiap kegiatan sholat taraweh. Daftar nama kordinator santunan tiap banjar dicantumkan pada leafleat yang disebarkan kepada warga Puri Bali atau dapat dilihat pada lembar Lampiran 2.

 

Teknis pendistribusian santunan dimulai dengan pendataan jumlah yatim dan dhuafa dari dua kelurahan disekitar Puri Bali yaitu kelurahan Bojongsari dan kelurahan Curug. Data tersebut merangkum jumlah mustahiq (yatim-piatu, dhuafa, dan janda-janda) yang dicatat dari masing-masing ketua RT dan RW untuk dimutakhirkan setiap tahunnya. Berdasarkan data ini, kupon dan undangan pengambilan santunan bagi yatim dan dhuafa diberikan. Data mustahiq tersebut dapat dilihat pada lembar Lampiran 3.

 

Menilai potensi yang dapat dikelola juga, pada tahun ini panitia Ramadhan juga menerima sumbangan berupa pakaian layak pakai. Alhamdullilah terkumpul dalam jumlah yang banyak dan setelah di seleksi dan dirapikan kembali oleh pengajian muslimat, pakaian yang disumbangkan dinilai masih layak pakai. Saat laporan ini dibuat sumbangan pakaian layak pakai tersebut telah dirapihkan dan dipacking rapih siap didistribusikan. Rencana kegiatan distribusi akan dilakukan minggu ke 2 September 2012 dengan target daerah santunan adalah daerah pinggiran kabupaten Bogor seperti daerah Jasinga, Lewiliang, Gunung Bunder, Kahrekel, dan atau Ciseeng.

 

  1. 6.   Buka Puasa Bersama, telah dilakukan pada Magrib hari Sabtu tanggal 11 Agustus 2012 dengan dihadiri oleh warga Puri Bali (120 termasuk panitia dan majlis taklim muslimat), undangan santunan Yatim dan Dhuafa (140 termasuk pengantar), anak-anak dan remaja masjid Puri Bali (50), DKM Green Land (4), personnel keamanan Puri Bali (15), dan pekerja di Puri Bali (15). Sehingga dapat diestimasi kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 350 orang peserta.

 

Kebutuhan konsumsi selama kegiatan Buka Bersama dipenuhi oleh sumbangan dari Hamba Allah berupa 100 paket makanan HOKBEN untuk anak-anak dan 200 paket makanan melalui catering untuk jamaah dewasa. Tambahan lainnya adalah sumbangan makanan tajil dari warga Puri Bali dan aneka minuman yang disediakan oleh Pengajian Muslimat.

 

Berbarengan dengan kegiatan buka bersama ini telah disalurkan sejumlah 115 paket santunan kepada yatim dan dhuafa yang tinggal disekitar Puri Bali. Para penerima santunan dikordinasikan melalui undangan melalui ketua RT dengan lampiran jumlah kupon yang telah dialokasikan sesuai data yang sudah divalidasi.

 

  1. 7.   Pengadaan Ta’jil harian dan konsumsi kegiatan Tadarrus. Atas upaya dan koordinasi pengajian muslimah Puri Bali, pengadaan tajil untuk musafir dan jamaah yang berbuka puasa di Masjid Puri Bali terpenuhi selama bulan Ramadhan. Himbauan jumlah paket tajil adalah sejumlah 10 sampai 20 paket per-hari. Karena sedikitnya jumlah orang berbuka di Masjid kelebihan makanan berbuka dialokasikan untuk menjadi konsumsi kegiatan taddarus Qur’an. Daftar penyedia makanan berbuka selama bulan Ramadhan dapat dilihat pada lembar Lampiran 4.

 

  1. 8.   Sahur Bersama, telah dilakukan pada waktu sahur hari Minggu tanggal 12 Agustus 2012 bertempat di Pondok Pesantren Al Iman Daiman desa Bojongsari, kecamatan Sawangan, Kota Depok.  Pada kegiatan ini jamaah masjid Puri Bali yang diwakili oleh unsur DKM (2), paguyuban dan pengurus lingkungan Puri Bali (6), pengajian muslimat (10), dan anak-anak peserta pesantren Ramadhan (15), warga puri bali (50), dan panitia ramadhan (10) menyempatkan untuk bersahur bersama 70 yatim dan dhuafa serta 50 santri menginap binaan Ponpes Al Iman Daiman. Sehingga dapat diestimasi bahwa total keterlibatan kegiatan ini mencapai 220 peserta.

 

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Ustz. Abdul Rofiq mewakili Pondok Pesantren Al Iman Daiman, dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Puri Bali yang disampaikan oleh Bpk. Drs. Subarkah, SH, MH. Tausiyah pada kesempatan ini dibawakan oleh Ustadz Fauzi dilanjutkan dengan pemberian santunan dan ditutup dengan kegiatan sahur bersama.

 

Jamaah berangkat dari Masjid Puri Bali jam 02.00 wib dan tiba di Pondok Pesantren Al Iman Daiman pada jam 2.30 wib. Rangkaian acara dimulai pada pukul 2.45 dan ditutup pada waktu Imsak sehingga memberikan kesempatan pada rombongan jamaah Puri Bali untuk melanjutkan shalat Subuh secara berjamaah di Masjid Puri Bali.

 

  1. 9.   Pesantren Ramadhan untuk remaja dan anak-anak, telah dilaksanakan dengan sukses pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 11 dan 12 Agustus 2012. Kegiatan ini diikuti oleh total peserta sejumlah 35 anak dan remaja dengan santri menginap sejumlah 18 orang. Lulusan pesantren Ramadhan I ini adalah generasi pertama perkumpulan Remaja Masjid Puri Bali.
  1. 10.   Pengajian mingguan Ibu-ibu Muslimat Puri Bali
  1. 11.   Pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infaq, dan Shadakoh

Zakat Fitrah didistribusikan dalam bentuk beras dan uang tunai.  Jumlah warga yang menunaikan Zakat Fitrah sebanyak ….. jiwa dan jumlah Mustahiq penerima Zakat Fitrah ….. jiwa. Zakat Fitrah didistribusikan kepada para mustahiq sekitar kelurahan Curug, kelurahan Bojongsari, panti asuhan, dan komponen pekerja di Puri Bali (security, pengelola taman dan kebersihan, serta ojek).

Penerimaan Zakat Maal sejumlah Rp. …………..,- dan Infaq/Sodaqoh yang terkumpul saat penerimaan Zakat Fitrah Rp. ………………….,-

 

  1. 12.   Itikaf dan Qiyamul Lail, diselenggarakan selama 10 malam terakhir Ramadhan

 

  1. 13.   Do’a bersama bagi warga pulang kampung, diselenggarakan ba’da taraweh hari Selasa tanggal 14 Agustus 2012 dan pada taklim Subuh Kamis tanggal 16 Agustus 2012.

 

  1. 14.   Takbir bersama, diselenggarakan tadi malam di Masjid Puri Bali sampai dengan pagi ini menyambut Shalat Ied. Anak-anak juga menyelenggarakan takbir keliling dilingkungan perumahan Puri Bali.

 

  1. 15.   Sholat Idul Fitri 1433 H, …………………………………..

 

Sebagai tambahan, kegiatan halal bihalal akan dilaksanakan InsyaAllah pada tanggal 8 September 2012 dibawah koordinasi DKM dan Paguyuban Puri Bali.

 

  1. D.  KOORDINASI KEPANITIAAN DAN MANAJEMEN KEGIATAN

 

Dalam rangka menciptakan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan program kegiatan telah disusun kepanitiaan sebagai pelaksana yang menjelaskan wilayah tanggung jawab dan koordinasi selama pelaksanaan program kegiatan. Kepanitiaan inti ditunjuk oleh Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Masjid Puri Bali dan selanjutnya bidang-bidang pelaksana lainnya dibentuk oleh Ketua Panitia. Daftar susunan kepanitiaan dapat dilihat pada Lampiran 1.

 

  1. 1.   Koordinasi Kepanitiaan

Pada pelaksanaan dan pengambilan keputusan, kepanitiaan kegiatan Ramadhan 1433 H berkoordinasi dengan DKM Mesjid Puri Bali. Pertemuan atau rapat dilakukan dalam bentuk pertemuan koordinasi rutin yang diselenggarakan setiap Sabtu malam Minggu ba’da shalat taraweh dan rapat koordinasi kepanitiaan yang dilakukan sebanyak 4 (empat kali) dengan melibatkan seluruh anggota kepanitiaan, perwakilan pengurus majlis taklim muslimat, perwakilan pengajian remaja, dan perwakilan DKM Masjid Puri Bali. Daftar kontak kepanitiaan, DKM, dan pengurus pengajian muslimat dapat dilihat pada Lampiran 1.

 

  1. 2.   Publikasi Kegiatan
  1. E.   STATUS PENERIMAAN DAN PENGELUARAN DANA

 

Pendapatan Infaq Taraweh Selama Ramadhan 1433 H sebesar Rp. 10,692,400,- Penggunaan sampai dengan saat ini sejumlah Rp. 9,564,100.- sehingga menyisakan saldo sejumlah Rp. 1,128,400.-

 

Pendapatan Infaq Shalat Ied 1433 H sejumlah Rp. 3,390,000.-

 

 

 

  1. F.   EVALUASI DAN REKOMENDASI

 

  1. 1.   Bentuk Permasalahan

Panitia terlalu kompak sehingga mengambil jatah konsumsi terlalu banyak.

 

  1. 2.   Pemecahan Yang Dilakukan Panitia

Panitia mengambil inisiatif jika terjadi kekurangan, maka berbuka puasa diluar.

Evaluasi diadakan setiap minggunya.

Ada dialog antara peserta yang komplain dan panitia. Panitia menyadari bahwa hal tersebut merupakan kesalahan pantia dan meminta maaf.

 

  1. G.  KESIMPULAN DAN SARAN

 

1.   Kesimpulan

Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kepada Allah SWT, kami Panitia Ramadhan 1433 H Masjid Puri Bali dapat melaksanakan program kegiatan yang telah direncanakan dengan baik. Hambatan pasti adanya namun dengan adanya berbagai hambatan yang dihadapai akan memberikan nilai plus pengalaman dan pengetahuan yang menjadi pelajaran yang bermanfaat di masa mendatang.

 

2.   Saran

Tanggung jawab, disipilin waktu dan saling mempererat ukhuwah dari setiap panitia akan lebih memperlancar dan mempermudah kerja. Persiapan yang matang dan koordinasi yang baik akan membuat kegiatan dilaksanakan dengan maksimal dan meminimalkan kesalahan selama pelaksanaan kegiatan. Serta niat yang baik untuk mendapatkan ridho Allah SWT dan dengan hati yang ikhlas dari setiap panitia akan membuat kegiatan lebih bermanfaat dan mendapatkan rahmat dari Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


two × = 16

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>